Waspada! Ini Gejala Tipes pada Anak yang Harus Kamu Ketahui
Tipes atau demam tifoid adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, dan biasanya terjadi karena kebersihan lingkungan serta makanan yang kurang terjaga.
Begitu masuk ke dalam tubuh, bakteri ini berkembang biak di usus halus, menyerang saluran limfa, lalu menyebar ke pembuluh darah. Dalam hitungan hari, gejala tipes mulai muncul.
Lalu, apa saja tanda-tanda tipes pada anak? Simak ulasannya berikut ini!
1. Demam Tinggi yang Naik-Turun
Gejala pertama yang sering muncul adalah demam tinggi hingga mencapai 39-40 derajat Celsius. Uniknya, demam ini cenderung naik di malam hari dan turun di pagi atau siang hari, membuat orang tua sering terkecoh.
Kalau si kecil demam tinggi selama lebih dari seminggu, segera periksakan ke dokter, ya!
2. Tubuh Terlihat Lemas dan Lesu
Tipes bikin anak kehilangan nafsu makan, sering mual, bahkan muntah. Akibatnya, tubuhnya jadi lemas dan nggak bersemangat. Kalau dibiarkan, si kecil bisa semakin lemah karena kurang nutrisi dan cairan.
3. Warna Lidah Putih
Coba deh cek lidah si kecil! Kalau lidahnya terlihat putih pucat dan disertai gejala lain seperti demam serta lemas, ini bisa jadi tanda tipes. Kondisi ini terjadi karena tubuh kehilangan banyak cairan.
4. Diare atau Sembelit
Bakteri Salmonella typhi menyerang sistem pencernaan, sehingga anak bisa mengalami diare atau justru sulit buang air besar (konstipasi). Setiap anak bisa mengalami gejala yang berbeda-beda, jadi orang tua harus tetap waspada.
5. Pingsan
Pada kasus yang sudah parah, tipes bisa menyebabkan anak kehilangan kesadaran alias pingsan. Ini pertanda bahwa infeksi sudah semakin serius dan membutuhkan penanganan medis segera!
Cara Mengatasi Tipes pada Anak
Kalau si kecil sudah menunjukkan gejala-gejala di atas, jangan panik! Ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantunya cepat pulih:
-Banyak minum air putih – Mencegah dehidrasi akibat demam dan diare.
-Konsumsi makanan lunak – Seperti bubur atau sup agar lebih mudah dicerna.
-Istirahat total – Jangan biarkan anak terlalu banyak aktivitas dulu.
-Berikan oralit – Jika si kecil mengalami diare untuk mengganti cairan tubuh yang hilang.
-Obat tradisional – Seperti kapsul cacing tanah atau jus labu bisa membantu mempercepat pemulihan.
Tapi ingat! Kalau demam tinggi nggak turun lebih dari 3 hari atau gejala semakin parah, segera bawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Ingin produk, bisnis, atau agenda Anda diliput dan tayang di jateng.kabarngetren.com?
Silahkan kontak melalui email: kabarngetrn@gmail.com
Follow Official WhatsApp Channel KN Official untuk mendapatkan artikel-artikel terkini, Klik Di sini.