Menu

Mode Gelap
Kodim 0724/Boyolali Dukung Pencanangan Wamentan dalam Program Perluasan Areal Tanam Padi Babinsa Koramil 03/Masaran: Menjalin Kemitraan Erat dengan Petani untuk Ketahanan Pangan Nasional Polresta Surakarta Perketat Pengawasan Jelang Derby Jateng Persis Solo vs PSIS Semarang Polsek Bukateja Ungkap Kasus Diduga Penipuan dan Penggelapan Sepeda Motor di Purbalingga Kapolri Terima Penghargaan Extraordinary Dedication of Patriotism dari CNN Indonesia Kebersamaan TNI dan Warga Desa Bade dalam Pembongkaran Rumah Bapak Sumarjo

News

Bupati Petahana Tiwi Dorong Gerakan Hidup Sehat bersama Kelompok Tani Wanita di Purbalingga

badge-check


					Bupati Petahana Tiwi Dorong Gerakan Hidup Sehat bersama Kelompok Tani Wanita di Purbalingga Perbesar

Kabar Ngetren/Purbalingga – Bupati Petahana Purbalingga, Hj. Dyah Hayuning Pratiwi, SE., B.Econ., M.M., (Tiwi), menunjukkan komitmennya terhadap Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dengan mendukung Kelompok Tani Wanita (KWT) Arum Tani Desa Banjaran. Saat menghadiri kegiatan Germas di Kecamatan Bojongsari pada Senin, (1/7), Bupati Petahana Tiwi tidak hanya memborong hasil panen sayuran organik dari KWT tersebut, tetapi juga membagikannya kepada masyarakat.

“Germas adalah upaya pemerintah untuk mensosialisasikan pola hidup sehat kepada masyarakat. Saya tertarik untuk membeli dan membagikan sayuran organik dari KWT ini sebagai bagian dari dukungan terhadap program Germas,” ujar Bupati Petahana Tiwi di Komplek Klawing Sonten Banjarandap.

Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi terhadap kader kesehatan yang telah berperan aktif dalam mensosialisasikan program-program kesehatan di tingkat kabupaten.

“Kami menyediakan doorprize dan sebagainya sebagai bentuk motivasi untuk para kader kesehatan agar semakin bersemangat dalam mendukung program pemerintah,” tambahnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemkab Purbalingga telah meraih beberapa penghargaan di bidang kesehatan, termasuk Kabupaten Bebas Frambusia, ODF, dan Universal Health Coverage (UHC), serta berhasil menurunkan angka stunting. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari para kader kesehatan dalam mendukung visi pemerintah daerah.

Nurlela, salah satu anggota KWT Arum Tani, mengungkapkan bahwa semua sayuran organik yang dihasilkan berasal dari lahan desa dan dikelola oleh sekitar 15 anggota KWT.

“Kami sudah beberapa kali panen dan hasilnya kami jual kepada masyarakat sekitar,” jelas Nurlela.

Momen ini diharapkan dapat mempererat kebersamaan serta semangat kader-kader kesehatan dalam terus mendukung dan mengimplementasikan program-program kesehatan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat Purbalingga.

Sumber: tha, editor: eFHa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Memori HP Android Penuh? Begini Cara Mengosongkannya Tanpa Menghapus Aplikasi

19 September 2024 - 14:49 WIB

Pengamanan Ketat Kunjungan Paus Fransiskus di Jakarta: Relawan GBRP dan Polda Metro Jaya Sterilisasi Jalan

6 September 2024 - 09:29 WIB

Kunjungan TK Darma Wanita Nguneng ke Agrowisata SJA Farm: Edukasi Sejak Dini Tentang Pertanian

31 Agustus 2024 - 22:18 WIB

Pemuda Dusun Gondang Desa Nguneng, Eko Pambudi, S.Pd.I, Sukses Bertani Sayuran

29 Agustus 2024 - 19:01 WIB

Putera Terbaik Lampung Duduki Posisi Kepala Kantor KSOP Kelas I Palembang

20 Agustus 2024 - 07:43 WIB

News Berita