Menu

Mode Gelap
Kodim 0724/Boyolali Dukung Pencanangan Wamentan dalam Program Perluasan Areal Tanam Padi Babinsa Koramil 03/Masaran: Menjalin Kemitraan Erat dengan Petani untuk Ketahanan Pangan Nasional Polresta Surakarta Perketat Pengawasan Jelang Derby Jateng Persis Solo vs PSIS Semarang Polsek Bukateja Ungkap Kasus Diduga Penipuan dan Penggelapan Sepeda Motor di Purbalingga Kapolri Terima Penghargaan Extraordinary Dedication of Patriotism dari CNN Indonesia Kebersamaan TNI dan Warga Desa Bade dalam Pembongkaran Rumah Bapak Sumarjo

News

PO Haryanto: Kisah Inspiratif Haji Haryanto dan Kesuksesan Perusahaannya

badge-check


					Sumber gambar: Facebook Bus Indonesia Perbesar

Sumber gambar: Facebook Bus Indonesia

Jakarta – PO Haryanto, sebuah perusahaan bus terkenal di Jawa Tengah, dikenal tidak hanya karena pelayanan maksimal kepada penumpangnya, tetapi juga karena memperlakukan sopir dan kru dengan sangat baik dan layak.

Di balik kesuksesan ini, ada sosok inspiratif bernama Haji Haryanto, seorang pengusaha yang telah meniti karier dari bawah hingga mencapai puncak kesuksesan.

Haji Haryanto lahir dari keluarga sederhana di Kudus, Jawa Tengah. Orang tuanya bekerja sebagai petani dan pedagang, sebuah latar belakang yang mengajarkannya tentang kerja keras sejak kecil.

Haryanto membantu kedua orang tuanya dengan menjual dagangan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Setelah menyelesaikan sekolah dasar, Haryanto melanjutkan ke SMP dan STM, tetapi kesulitan ekonomi membuatnya tidak bisa menamatkan pendidikan tersebut.

Pada tahun 1979, berbekal ijazah SMP, Haryanto memutuskan untuk mendaftar sebagai tentara agar bisa hidup mandiri dan tidak memberatkan orang tuanya.

Penugasan pertamanya berada di Tangerang, Banten, di mana ia mulai menjalani kehidupan baru dan berkeluarga.

Selama di Tangerang, Haryanto tidak hanya bertugas sebagai tentara tetapi juga mencari penghasilan tambahan. Ia membeli angkot doyok sebagai usaha sampingan.

Selain mengemudikan angkot, ia juga belajar dari orang-orang di Tangerang untuk mengemudikan angkot hingga bisa berpenghasilan lumayan. Pendapatan dari mengemudi angkot digunakan untuk investasi lain seperti membeli tanah.

Pada tahun 1984, Haryanto bisa mengantongi sekitar Rp10 ribu dalam sehari. Ia juga sempat menjadi calo, yang memberikannya penghasilan cukup besar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Haryanto tidak cepat puas, ia terus menambah angkotnya dan membangun garasi serta musala di Tangerang.

Selain menjadi calo, Haryanto juga pernah menjadi agen bus di wilayah Tangerang hingga Pulogadung. Ia mengawal bus Garuda Mas dan mendapatkan upah Rp1.000 untuk setiap pendampingan.

Dari pengalaman ini, ia belajar banyak hal yang menjadi bekal untuk mendirikan perusahaan bus kelak. Walaupun upahnya kecil, Haryanto selalu bersyukur dan bahagia karena pekerjaan ini menambah penghasilannya.

Pada tahun 2002, setelah krisis moneter yang membuat banyak perusahaan angkot gulung tikar termasuk milik Haryanto, ia memutuskan untuk menjual angkot-angkotnya dan membeli beberapa unit bus.

Meskipun awalnya tidak berjalan mulus dan sempat gagal dalam setahun pertama, pada tahun 2004, Haryanto bangkit dan mendirikan PO Haryanto. Ia mulai membuka trayek ke luar daerah.

Kunci sukses Haji Haryanto adalah menghormati orang tua, memberangkatkan mereka untuk haji, memperdalam agama, gemar bersedekah, dan membangun musala.

Kini, PO Haryanto dikenal sebagai perusahaan bus yang dermawan, yang tidak hanya menjamin kesejahteraan seluruh pegawai tetapi juga memberangkatkan karyawannya untuk menunaikan haji.

Haji Haryanto juga memberikan sederet fasilitas untuk kenyamanan penumpang dan menekankan pentingnya ibadah kepada para pegawainya.

Kisah Haji Haryanto dan PO Haryanto adalah bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan doa dapat membawa seseorang mencapai puncak kesuksesan.

Haji Haryanto tidak hanya berhasil membangun perusahaan yang sukses tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak orang dengan kedermawanannya dan dedikasinya terhadap agama dan kesejahteraan orang lain.

Sumber : Facebook Bus Indonesia

Ingin produk, bisnis, atau agenda Anda diliput dan tayang di jateng.kabarngetren.com?

Silahkan kontak melalui email: kabarngetrn@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Chelsea vs Barrow di Putaran Ketiga Carabao Cup 2024/2025: Siapa yang Akan Melaju?

25 September 2024 - 05:52 WIB

Realme 13 Pro Series 5G Resmi Rilis, Cek Fitur Canggih dan Harga Terbarunya!

21 September 2024 - 18:22 WIB

Ketum PWDPI Nurullah Ingatkan Wartawan Tetap Netral Jelang Pilkada 2024

21 September 2024 - 15:36 WIB

Kemendagri Keluarkan Aturan Baru Jelang Pilkada, Nero: Jangan Ada Kecurangan, Harus Adil dan Objektif!

20 September 2024 - 16:35 WIB

Memori HP Android Penuh? Begini Cara Mengosongkannya Tanpa Menghapus Aplikasi

19 September 2024 - 14:49 WIB

Trending di Berita
0Shares